Kekerasan Oleh Anak


Kekerasan memang sudah meraja rela saat ini. Saling berkelahi, memukul, menendang, dan bahkan menyiram muka seseorang dengan air panas mungkin sudah sangat biasa kita dengar di kalangan masyarakat. Orang yang menjadi korban dari tindak kekerasan itu tentunya mempunyai kepuasan batas kesabaran dalam menerima tindakan kekerasan tersebut. Dan juga, bla bla bla… Saya rasa basa basinya sudah cukup kali yah😀

Jarang Biasanya, seseorang melakukan kekerasan terhadap orang lain karena dipicu oleh rasa emosi. Tetapi, saat ini ada banyak sekali pemicu dalam timbulnya tindakan kekerasan.

Siapa Saja Pelakunya?

Saat ini, pelaku tindak kekerasan sudah banyak merajalela di kalangan masyarakat. Saat ini dulu, pelakunya hanya berkisar antara para orang tua dan para orang muda (sekitar 20 tahun ke atas), tetapi saat ini sudah semakin berkembang sampai ke anak-anak sekalipun. Jadi, setiap orang sudah pasti melakukan tindak kekerasan.

Pemicu Kekerasan

Sebenarnya, pemicu kekerasan yang paling banyak itu adalah rasa emosi yang muncul akibat sesuatu hal yang membuat orang tersebut merasa kesal. Selain itu, saat ini sudah terdapat beberapa pemicu kekerasan lainnya, terutama di kalangan anak-anak. Misalnya saja, ada yang melakukan tindak kekerasan hanya ingin iseng saja, akibat menonton film yang banyak mengandung kekerasan, seperti Smack Down dan lainnya. Bahkan, film kartun Sinchan pun sebenarnya membawa dampak yang buruk untuk perkembangan anak itu sendiri.

Seorang Anak Terbunuh Akibat Dikeroyoki Teman-Temannya

Belum lama ini terdapat sebuah kasus yang berhubungan dengan tindak kekerasan. Seorang anak dikeroyoki oleh 4 orang temannya hingga tewas. Hal ini sangatlah parah. Terlebih lagi, ternyata si korban telah beberapa kali dikeroyoki oleh 4 temannya itu, dan tidak melaporkannya ke orang tuanya. Kini, ia telah tewas akibat dikeroyoki teman-temannya itu.

Beban Mental dari Si Korban

Korban dari tindak kekerasan, khususnya anak-anak biasanya tidak akan melaporkan tindakan yang diterimanya kepada orang tua. Hal ini membuatnya mempunyai beban mental yang sangat berat. Bagaimana tidak? Setiap kali ia sedang pergi ke sekolah atau baru saja bangun dari tidur untuk pergi ke sekolah ia pasti akan teringat akan tindakan kekerasan yang diterimanya.

Jalan Keluarnya?

Ada beberapa cara untuk mengurangi jumlah kekerasan yang sedang merajalela ini. Diantaranya adalah dengan membiasakan sejak dini untuk tidak mudah terbawa emosi, membimbing anak-anak untuk tidak menonton film-film kekerasan atau dengan menjaga tontonan yang ditonton anak-anak dengan melihat tingkatan film dari SU(Semua Umur), BO(Bimbingan Orang Tua) dan D(Dewasa). Berarti, anak-anak dilarang menonton film dengan tanda D / Dewasa, dan harus ditemani oleh orang tuanya apabila menonton film dengan tanda BO / Bimbingan Orang Tua. Selain itu, juga perlu bimbingan orang tua dengan memantau sikap anak, baik di sekolah maupun di rumah, tetapi ingat! Jangan terlalu over protektif terhadap anak. Selain itu juga dapat dilakukan dengan menunjukkan kepada anak bahwa orang tuanya tidak melakukan tindak kekerasan terhadap sesamanya.

Kekerasan IPDN

Sudah jelas bahwa pendidikan di IPDN itu merupakan tindakan kekerasan. Para praja dipukuli, ditendangi, bahkan hingga ada yang meninggal. Ini sudah sangat berat sekali! Bagaimana sih para pengajar yang bertugas mengajar di institut ini? Hampir semuanya Busuk! Apakah para koruptor juga banyak berasal dari institut ini? Itu mungkin saja. Oleh sebab itu, sebaiknya IPDN dibubarkan segera!

Ayo Petisinya!

Petisi Online

Bagi anda yang belum mengikuti petisi untuk membubarkan IPDN ini, ayo segera daftarkan diri anda apabila anda setuju untuk membubarkan IPDN dengan mengklik gambar di atas. Ingat! Ini demi kebaikan bangsa!

About Deni Yang

Not much to describe. Just an ordinary boy.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates @yDeni

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 15 other followers

Flickr Photos

Two big towers in #Sudirman #carfreeday #jakarta #phaseui80 #phase80 #sky #cloud #sports #jogging #health

Ladders to the next level

DSCN1030

More Photos
%d bloggers like this: