Learn From Your And Other’s Mistakes


Hidup ini memang dipenuhi berbagai masalah. Mungkin banyak dari anda yang berpikiran seperti itu. Dan memang betul, manusia itu tidak pernah lepas dari masalah. Masalah-masalah begitu banyaknya menimpa kehidupan manusia. Lalu, apa yang harus kita perbuat jika kita menemui sebuah masalah di depan kita? Tentunya, kita tidak boleh lari dari masalah tersebut, melainkan carilah jalan keluarnya yang terbaik dari yang terbaik. Mencari jalan keluar dari sebuah masalah bisa kita pikirkan sendiri maupun dengan meminta bantuan dari seseorang yang kita anggap sebagai seorang yang pantas (seperti kerabat anda, orang tua anda, bahkan seseorang yang cukup menggeluti bidang konseling dan sebagainya). Hal ini bertujuan agar keputusan yang kita pilih setidaknya bukan sebuah keputusan yang salah.

Lalu, bagaimana jika keputusan yang kita ambil merupakan sebuah kesalahan? Jawabannya mungkin terdengar begitu sepele seperti halnya dengan membalikkan sebuah meja yang tadinya menghadap ke atas. Ya, jawabannya adalah kita harus menyadari kesalahan kita dan belajar dari kesalahan yang telah kita perbuat untuk mencari solusi lain yang lebih baik. Hal ini bukanlah sebuah pekerjaan yang sangat mudah untuk dilaksanakan. Untuk melakukan hal ini, diperlukan beberapa hal seperti berikut:

  • Tekad, tanpa tekad yang kuat, biasanya seseorang kerap untuk mengulangi kesalahannya kembali dan ia tetap tidak keluar dari kesalahan yang telah diperbuatnya. Dengan bertekad untuk tidak melakukan kesalahannya kembali, diharapkan agar orang itu benar-benar tidak mengulangi kesalahannya kembali.
  • Mohon bimbingan dari Tuhan, ingatlah bahwa dengan bimbingan dari Tuhan, manusia dapat semakin teguh dalam memperbaiki kesalahannya. Manusia juga membutuhkan kehadiran Tuhan dalam kehidupannya.

Selain belajar dari kesalahan sendiri, kita juga perlu untuk belajar dari kesalahan orang lain. Dengan belajar dari kesalahan orang lain, diharapkan kita juga tidak melakukan kesalahan yang telah dilakukan orang tersebut.

Ingatlah bahwa dalam kasus ini ada 3 macam manusia:

  • Orang bodoh, manusia ini bukanlah manusia yang belajar dari kesalahan baik dari kesalahannya maupun dari kesalahan orang lain.
  • Orang biasa, manusia ini merupakan manusia yang hanya belajar dari kesalahan dirinya sendiri.
  • Orang cerdas, manusia ini merupakan manusia yang belajar baik dari kesalahannya maupun dari kesalahan orang lain.

Jadi, jenis manusia mana yang anda pilih?😀

Goodluck!

About Deni Yang

Not much to describe. Just an ordinary boy.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates @yDeni

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 15 other followers

Flickr Photos

Two big towers in #Sudirman #carfreeday #jakarta #phaseui80 #phase80 #sky #cloud #sports #jogging #health

Ladders to the next level

DSCN1030

More Photos
%d bloggers like this: