Review: Avatar by James Cameron


Avatar berawal dari kisah seorang marinir bernama Jake Sully yang dikirim ke sebuah planet bernama Pandora. Suguhan awal yang diberikan sudah cukup memberikan gambaran bahwa Pandora merupakan sebuah planet yang hijau, penuh tumbuhan, dan terdapat jutaan keajaiban di dalamnya. Jake Sully merupakan seorang marinir yang lumpuh tidak dapat berjalan. Ia beserta manusia lainnya hidup di dunia Pandora dengan tujuan untuk mengambil mineral yang amat langka, yang apabila dijual mampu menghasilkan banyak uang.

Manusia tidak dapat hidup dengan mudah di dunia Pandora. Mereka membutuhkan masker oksigen agar dapat bernafas. Penelitian terakhir mereka menghasilkan penemuan baru, makhluk yang mampu hidup di dunia Pandora, berbentuk sama persis dengan penduduk asli Pandora (Na’vi) yang disebut dengan Avatar. Jake merupakan salah satu orang yang mendapatkan kehormatan untuk menjadi salah satu pengendali Avatar, yang membuatnya kembali dapat berjalan (karena dalam bentuk Avatar).

Project Avatar ini bertujuan agar manusia dapat berbaur dengan Na’vi dan setelah mendapat kepercayaan dari mereka, secara halus mengusir mereka dari tempat mereka untuk mendapatkan apa yang manusia mau, yakni mineral-mineral itu. Kisah Jake sebagai Avatar menjadi semakin berarti ketika ia diajarkan oleh Neytiri, putri dari pemimpin Na’vi kelompok itu, untuk menjadi Na’vi sejati. Hari demi hari dilalui dan Jake semakin menyadari bahwa ia lebih tertarik untuk tinggal dan menjadi satu dengan para Na’vi, terlebih ketika ia jatuh cinta dengan Neytiri. Akankah Jake lupa dengan tujuan awalnya tergabung ke dalam project Avatar dan lebih memilih untuk membantu Na’vi melawan manusia? Ataukah ia lebih memilih untuk menghancurkan rumah para Na’vi demi membantu rasnya sendiri?

Dunia Pandora sudah tidak diragukan lagi keindahannya. James Cameron sungguh pandai dalam mengembangkan film ini menjadi film yang sangat pantas untuk disebut sebagai film yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Mata para penonton dimanjakan dengan berbagai efek yang disuguhkan, terlebih film ini menggunakan teknologi yang amat canggih, pantas merupakan salah satu film dengan budget terbesar sekitar 387 juta Dollar. Sepanjang film, para penonton selalu diberikan penyejuk-penyejuk keindahan dunia Pandora, baik dari segi hewannya, tumbuhannya, Roh kecil ‘Eywa’, juga para Na’vi dan peralatan perang manusia.

Dari segi cerita, James Cameron tetap seperti biasanya, cerita yang nan klasik dan bisa dibilang simple, namun menyuguhkan banyak tanda tanya yang membuat kita sebagai penonton tidak akan bosan ketika menonton. Menurut saya pribadi, kombinasi cerita antara ras manusia dengan Na’vi sungguh ide yang sangat menarik dan spektakuler. Sepertinya terkesan simple, peperangan antar ras demi memperebutkan sesuatu, akan tetapi coba lihat makna yang tersimpan dibalik itu semua.

Ya, Avatar mengingatkan kita kembali dengan alam kita, nilai moral manusia, dan para Na’vi. Manusia yang saat ini sudah terbuai dengan kemajuan teknologi dengan emblem-emblem demi kenyamanan umat manusia justru tega merusak alam. Membakar hutan dengan anggapan bahwa masih banyak hutan luas lainnya, semuanya hanya demi keserakahan dan keegoisan belaka. Namun coba kita lihat kehidupan Na’vi. Mereka selalu bersyukur kepada Tuhan mereka, Eywa, menjaga dengan baik isi alamnya, melawan manusia yang ingin menghancurkan rumahnya, harga diri yang tinggi untuk melindungi dunia Pandora dari tangan orang-orang jahat. Sudah terlihat bukan betapa bengisnya manusia itu? So, jangan menjadi seperti yang tidak diharapkan.

Avatar sungguh merupakan film yang tidak boleh dilewatkan di akhir tahun 2009 ini. Kombinasi genre film Sci-fi dan Action Animation yang sangat mantab, tidak akan membuat anda bosan. Walaupun durasi film ini 162 menit, sejujurnya, menurut saya ini merupakan sebuah keuntungan yang tidak boleh dilewatkan. Bagaimana tidak? 162 menit kita lewatkan untuk menikmati perjalanan ke dunia Pandora? Bukanlah hal yang merugikan. Sungguh.

Rating: 5/5

About Deni Yang

Not much to describe. Just an ordinary boy.

3 responses to “Review: Avatar by James Cameron

  1. cassle

    Nice review bro, I found some points to watch this movie. (I haven’t watched it though..)

  2. cassle

    yaaah, haven’t found the perfect time to watch it, maybe I’ll watch it on Tuesday, hope it still last at Senayan City.😀

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates @yDeni

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 15 other followers

Flickr Photos

Two big towers in #Sudirman #carfreeday #jakarta #phaseui80 #phase80 #sky #cloud #sports #jogging #health

Ladders to the next level

DSCN1030

More Photos
%d bloggers like this: