Review: Paranormal Activity


“Well, whatever it is that’s following me, it doesn’t feel… it doesn’t feel human. It feels like it’s… it feels like a monster. I mean like, it wants to hurt me.” – Katie

Anda pernah menonton film bertemakan horor? Mungkin The Blair Witch Project? Karena yang ditawarkan di sini adalah sesuatu yang mirip dengan teknik penggunaan kamera di Blair Witch Project.

Paranormal Activity mengisahkan sepasang kekasih yang tinggal di dalam sebuah rumah, Katie dan Micah. Sejak berumur 8 tahun, Katie merasa selalu dihantui oleh sebuah hantu ketika ia sedang tidur. Micah, yang telah mengajaknya untuk pindah dah tinggal di rumahnya, mempunyai suatu ide untuk merekam aktivitas yang terjadi di kamar mereka, ketika sedang tidur. Semua ini dilakukan dengan maksud mencari tahu apa memang benar ada hantu yang selalu mengikuti Katie, dan kalau memang benar ada, sebenarnya apa yang ia inginkan?

Paranormal Activity menyuguhkan pengalaman baru dalam menonton film yang berbau horor. Film yang kita nonton seperti di dalam hasil rekaman Micah. Lalu, apa yang terjadi apabila film ini tampak seperti hasil rekaman? Film ini seperti sesuatu yang nyata terjadi, sesuatu yang benar-benar penuh akan spontanitas. Keseraman, ketakutan, dialog, suara-suara yang dibuat oleh hantu, tindakan yang dilakukan oleh hantu, semua seperti berbau real.

Hantu yang ditunjukkan di film ini pun bukanlah main-main. Yang membuat film ini menjadi seram adalah sosok hantu yang ditampilkan. Hantu ini tidaklah berwujud, tidak terlihat, dan benar-benar seperti sosok makhluk halus. Anda bisa bayangkan apabila hantu ini berada di dekat anda, lalu anda tiba-tiba dirasuki hantu ini dan dibawa menuju ke tempat lain? Semua ini ada di film Paranormal Activity.

Yang menjadi kekurangannya adalah, saya merasa bahwa 30 menit pertama terlalu boring, dengan melihat bahwa hanya terdapat dialog-dialog antar pemain. Selain itu, sepertinya jumlah serangan yang dilakukan oleh hantu pun terkesan terlalu sedikit, I expected more, actually.

Yang dapat membuat para penonton takjub adalah, peran Micah dan Katie yang dimainkan oleh mereka sungguh menarik. Mereka benar-benar into the movie, kalau menurut saya. Bagaikan memang merekalah yang merasakan berbagai serangan yang diberikan oleh hantu itu.

So, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan film horor ini. Bagi yang ingin menontonnya di DVD, pasang headset anda, matikan lampu kamar, dan kencangkan volume speaker.🙂

Rating: 3.5/5

About Deni Yang

Not much to describe. Just an ordinary boy.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates @yDeni

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 15 other followers

Flickr Photos

Two big towers in #Sudirman #carfreeday #jakarta #phaseui80 #phase80 #sky #cloud #sports #jogging #health

Ladders to the next level

DSCN1030

More Photos
%d bloggers like this: