
“A melody is like seeing someone for the first time. The physical attraction. Sex. But then, as you get to know the person, that’s the lyrics. Their story. Who they are underneath. It’s the combination of the two that makes it magical.” - Sophie Fisher
Alex Fletcher (Hugh Grant) dulunya adalah seorang bintang pop dengan bandnya yang bernama PoP!, band ternama di era 1980 an hingga 1990an. Sayangnya, PoP! ditinggalkan oleh salah satu vokalisnya, Colin, dengan manajer baru yang membuatnya memulai karir barunya sebagai penyanyi solo, secara tidak langsung mengakhiri karir PoP! di dunia permusikan. Kini, Alex hanya tinggal seorang diri, tetap dengan karirnya di dunia musik yang jelas sudah menurun ketimbang masa-masanya terdahulu. Bayangkan, hampir sebagian besar fansnya adalah anak muda pas tahun 1980an-1990an (sekarang sudah punya anak, beberapa mungkin belum). Alex yang ingin menaikkan kembali reputasinya secara beruntung ditawarkan job baru oleh Cora Corman (Haley Bennet), penyanyi paling terkenal di dunia untuk membuat sebuah lagu baru yang akan dinyanyikannya saat turnya di Madison Square Garden, dengan judul “Way Back into Love”, terinspirasi dari buku karangan Guru Mathashavi. Kabar buruknya, Alex harus menyelesaikan lagu ini hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu dan yang lebih buruk lagi Alex bukanlah seorang pembuat lirik lagu yang hebat (ia hanya hebat dalam membuat melody lagu). Alex butuh pembuat lirik handal demi keberhasilan proyeknya, tapi siapa? Read more